Penulis: Prof. Dr. Sahri, MA.
Penerbit: CV Baitul Hikmah
ISBN: Dalam Proses
Jumlah halaman: 443 halaman
Harga: 85.000
Sinopsis:
Buku ini menyajikan konstruksi komprehensif mengenai evolusi intelektual politik Islam secara epistemologis dan historis, dan ditujukan sebagai referensi akademis tingkat doktoral untuk membongkar dinamika relasi agama, kekuasaan, dan negara guna mengurai kompleksitas politik Islam yang kerap terjebak dalam simplifikasi serta anakronisme. Pembahasan diawali dari landasan epistemologi, metodologi seperti hermeneutika, analisis wacana, dan genealogi kekuasaan, serta prinsip teologis dalam al-Qur'an dan Hadis, kemudian penulis secara detail melacak transformasi institusional dan gagasan lintas tiga era utama: Era Formatif yang menelaah Piagam Madinah, mekanisme legitimasi syura dan bai'at, hingga Fitnah Kubra yang memicu skisma teologi-politik awal; Era Klasik yang mengurai transformasi kepemimpinan menuju monarki Umayyah dan Abbasiyah, serta perdebatan teori politik Sunni dari al-Mawardi dan al-Ghazali, sosiologi 'asabiyyah Ibn Khaldun, Syi'ah, Khawarij, dan Sufisme; dan Era Modern-Kontemporer yang menganalisis krisis pasca-kolonial, ideologi revivalisme atau radikalisme dari al-Mawdudi dan Sayyid Qutb, hingga diskursus kompatibilitas Islam dengan demokrasi, post-Islamisme, dan krisis otoritas di era digital. Secara keseluruhan, buku ini secara tajam mensintesiskan filsafat, teologi, dan ilmu politik sebagai panduan kritis untuk memahami kontestasi kekuasaan Islam dari era klasik hingga panggung global masa kini.
